Tata Cara Solat Jenazah

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Haloo Sobat Islami apakabar? mudah-mudahan selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Kali ini saya akan membahas artikel tentang tata cara solat jenazah. Perlu diketahui banyak terjadi di masyarakat yang belum paham bagaimana cara yang benar dalam melakukan praktek solat jenazah mulai dari niat, jumlah rakaat solat sampai gerakan-gerakan yang dilakukan pada solat jenazah. Maka dari itu saya akan berbagi untuk itu.


Hukum solat jenazah adalah fardhu kifayah, jika sebagian kaum muslimin telah melakukannya, maka gugur dari lainnya.

مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّىَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ ، وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ . قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ 
مَا مِنْ مَيِّتٍ يُصَلِّى عَلَيْهِ أُمَّةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ يَبْلُغُونَ مِائَةً كُلُّهُمْ يَشْفَعُونَ لَهُ إِلاَّ شُفِّعُوا فِيهِ
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيُصَلِّى عَلَيْهِ ثَلاَثَةُ صُفُوفٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ إِلاَّ أَوْجَبَ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah didatangkan seorang mayit dan ia memiliki utang. Lantas beliau bertanya, 'Apakah orang tersebut memiliki kelebihan harta untuk melunasi utangnya?' Jika ternyata ia tidak melunasi dan punya kelebihan harta lalu utang tersebut dilunasi, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyolatkan mayit tersebut. Namun jika tidak dilunasi,
  • Keutamaan Solat Jenazah
Pertama: Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth." Ada yang bertanya, "Apa yang dimaksud dua qiroth?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lantas menjawab, "Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar." (HR. Bukhari no. 1325 dan Muslim no. 945)
Dalam riwayat Muslim disebutkan,

« مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ وَلَمْ يَتْبَعْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ تَبِعَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ ». قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ « أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ ».
"Barangsiapa solat jenazah dan tidak ikut mengiringi jenazahnya, maka baginya (pahala) satu qiroth. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya (pahala) dua qiroth." Ada yang bertanya, "Apa yang dimaksud dua qiroth?" "Ukuran paling kecil dari dua qiroth adalah semisal gunung Uhud", jawab beliau shallallahu 'alaihi wa sallam. (HR. Muslim no. 945)

Kedua: Dari Kuraib, ia berkata,

أَنَّهُ مَاتَ ابْنٌ لَهُ بِقُدَيْدٍ أَوْ بِعُسْفَانَ فَقَالَ يَا كُرَيْبُ انْظُرْ مَا اجْتَمَعَ لَهُ مِنَ النَّاسِ. قَالَ فَخَرَجْتُ فَإِذَا نَاسٌ قَدِ اجْتَمَعُوا لَهُ فَأَخْبَرْتُهُ فَقَالَ تَقُولُ هُمْ أَرْبَعُونَ قَالَ نَعَمْ. قَالَ أَخْرِجُوهُ فَإِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلاً لاَ يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ شَفَّعَهُمُ اللَّهُ فِيهِ »
"Anak 'Abdullah bin 'Abbas di Qudaid atau di 'Usfan meninggal dunia. Ibnu 'Abbas lantas berkata, "Wahai Kuraib (bekas budak Ibnu 'Abbas), lihat berapa banyak manusia yang menyolati jenazahnya." Kuraib berkata, "Aku keluar, ternyata orang-orang sudah berkumpul dan aku mengabarkan pada mereka pertanyaan Ibnu 'Abbas tadi. Lantas mereka menjawab, "Ada 40 orang". Kuraib berkata, "Baik kalau begitu." Ibnu 'Abbas lantas berkata, "Keluarkan mayit tersebut. Karena aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidaklah seorang muslim meninggal dunia lantas dishalatkan (shalat jenazah) oleh 40 orang yang tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun melainkan Allah akan memperkenankan syafa'at (do'a) mereka untuknya." (HR. Muslim no. 948)
  • Tata Cara Solat Jenazah
Sebelum kita melaksanakan solat jenazah, terlebih dahulu kita harus mengetahui syarat-syarat dari solat jenazah itu.

1. Syarat-syarat Solat Jenazah serupa juga dengan syarat-syarat solat yang lain seperti menutup aurat, bersih badan dan pakaian daripada najis dan menghadap kiblat.
2. Jenazah itu telah dimandikan dan dikafankan.
3. Jenazah itu hendaklah diletakkan di hadapan jemaah (di sebelah kiblat) kecuali Solat Jenazah ghaib.
4. Solat jenazah dilakukan dengan berdiri saja. Tanpa duduk.
5. Jumlah takbir salat jenazah ada empat.

 

Pertama :
Lafadzkan niat solat jenazah

a. Niat salat jenazah laki-laki sebagai berikut:

اُصَلِّي علي هذا الَميّتِ ِلله تعالي
Ushallii 'alaa haadzal mayyiti lillaahi ta'aala
Artinya: Aku niat menshalatkan mayyit ini, karena Allah Ta'aala

b. Niat shalat janazah perempuan sebagai berikut:

اصلي علي هذه الميتة لله تعالي
Ushallii 'alaa haadzihil mayyitati lillaahi ta'aala
Artinya: Aku niat menshalatkan mayyit perempuan ini, karena Allah Ta'aala
Kedua :
Takbir pertama dan diikuti dengan membaca Al-Fatihah

Ketiga :
Takbir kedua dan diikuti dengan membaca Salawat Nabi
“Ya Allah, berikanlah salawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga baginda”

Keempat :
Takbir ketiga dan diikuti dengan doa

Mendoakan jenazah ini dilakukan selepas takbir yang ketiga.

Doa jika jenazah itu lelaki ialah:
Doa jika jenazah itu perempuan ialah:
Artinya : “Ya Allah ampunilah dia, kasihanilah dia, sejahterakanlah dia dan ampunilah dosa dan
kesalahannya”

Kelima :
Takbir keempat dan diikuti dengan membaca doa juga
Doa yang panjang dan sempurna serta afdal ialah seperti berikut.

Bagi jenazah lelaki:
Bagi jenazah perempuan:

Artinya : “Ya Allah ampunilah dia, kasihanilah dia, sejahterakanlah dia dan ampunilah dosa dan kesalahannya, hormatilah kedatangannya, dan luaskanlah tempat tinggalnya, bersihkanlah dia dengan air salji dan embun. Bersihkanlah dia daripada segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih daripada segala kotoran, dan gantikanlah baginya rumah yang lebih baik daripada rumah yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik daripada ahli keluarganya yang dahulu, dan peliharalah (hindarkanlah) dia daripada seksa kubur, dan azab api neraka.”

Dan kalo itu jenazah nya anak-anak ditambahkan dengan doa ini
“Ya Allah, jadikanlah dia sebagai simpanan pendahuluan bagi ayah bondanya dan sebagai taruhan
(amanah), kebajikan yang didahulukan, dan menjadi pengajaran serta syafaat bagi orang tuanya.
Dan beratkanlah timbangan kedua ibu bapanya, serta berikanlah kesabaran dalam hati kedua ibu.”

Keenam :
Selanjutnya mengucapkan salam seperti solat 5 waktu biasa yaiitu memalingkan muka ke kanan dan kiri.

Ketujuh :
Membaca doa khusus solat jenazah

Doa jika jenazah laki-laki
Doa jika jenazah perempuan
Artinya :“Segala Puji bagi Allah, Tuhan Pentadbir seluruh alam. Rahmat dan kesejahteraan ke atas junjungan kami Nabi Muhammad , penghulu semua Rasul dan juga ke atas keluarga dan para sahabat Baginda seluruhnya. Ya Allah! Jadikanlah kubur si mati ini sebagai sebuah taman daripada taman-taman syurga.
Ya Allah! Dikaulah Tuhan bagi si mati, Dikaulah yang menjadikannya dan Dikaulah juga yang menunjukkannya kepada agama Islam. Dikaulah yang juga yang mencabut nyawanya, Dikau lebih mengetahui perkara-perkara zahir dan batinnya. Kami semua hadir atas tujuan memohon syafaat kepada-Mu untuk si mati.
Ya Allah! Ampunkanlah kesalahan kami dan segala kesalahan yang telah dilakukan oleh si mati, limpahkanlah jua Kurnia-Mu wahai Allah, Tuhan Sebaik-baik Pengurnia rahmat!Salawat Allah dan kesejateraan ke atas Penghulu kami Nabi Muhammad . dan ke atas keluarganya serta para sahabat Baginda seluruhnya. Segala Puji bagi Allah, Tuhan Pentadbir seluruh alam.”

Sekian untuk artikel kali ini semoga bermanfaat bagi Sobat Islami umumnya dan khususnya bagi diri saya sendiri. Mudah-mudah bisa kita aplikasikan ilmu yang sudah kita dapat ini

Wassalamu'alaikum Wr.Wb






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Solat Tahajud

Tata Cara Solat Jama' Takdim dan Jama' Takhir

Tata Cara Solat Sunnah Rawatib Terlengkap